Minggu, 26 Februari 2017

2. DASAR DASAR PEMROGRAMAN C

2.1 TIPE DATA DASAR
Data merupakan suatu nilai yang dinyatakan dalam bentuk konstanta dan variabel. konstanta dan variabel di ibaratkan wadah yang bisa di isi data, jika konstanta wadah untuk menyatakan nilai tetap sedangkan variable wadah yang bisa di isi nilai yang berubah ubah.
Data  berdasarkan jenisnya dibagi menjadi lima kelompok yang dinamakan sebagai tipe data dasar, kelima tipe data dasar tersebut adalah
1. Bilangan bulat (integer)
2. Bilangan real presisi tunggal
3. Bilangan real presisi ganda
4. Karakter
5. Tak bertipe (Void), untuk tipe data ini akan dijelaskan belakangan nanti.

Kata kunci (keyword) dalam bahasa C yang berkaitan dengan tipe data dasar secara berurutan antara lain int (short int, long int, signed int, dan unigned int), float, double dan char, Berikut ukuran memori untuk tipe data
Berikut adalah ukuran memori untuk tipe data integer (int)

\\ Ukuran dari masing masing tipe data bergantung dari mesin yang digunakan (misalnya mesin 16 bit memberikan hasil berbeda dengan mesin 32bit)

2.2 Variabel
2.2.1 Aturan Pendefinisian variabel
Untuk penulisan variabel tentunya ada aturanya, berikut aturanya:

1. Pengenal harus diawali dengan huruf (A..Z, a..z) atau karakter garis bawah ( _ )
2. Selanjutnya dapat berupa huruf digit (0..9) atau karakter garis bawah atau tanda dollar ($) 
3. Panjang pengenal boleh lebih dari 31 karakter, tetapi hanya 31 karakter pertama yang akan dianggap.
4. Pengenal tidak boleh menggunakan nama yang tergolong sebagai kata cadangan ( reserverd wods) sepeti int, if, while dan lain sebagainya

2.2.2 Mendeklarasikan VariabelVariabel yang akan digunakan dalam program tentunya harus dideklarasikan terlebih dahulu, pengertian deklarasi di sini berarti memesan memori dan menentukan jenis data yang bisa disimpan didalamnya

Berikut bentuk umum deklarasi variabel

tipe daftar-variabel;

pada pendeklarasian variabel, daftar variabel dapat berupa satu variabel atau beberapa variabel yang dipisahkan dengan koma, contoh :

int var_bulat1;

float var_pecahan1, var_pecahan2;

2.2.3 Memberikan nilai ke variabel
Untuk memberikan nilai ke variabel yang telah dideklarasikan, maka bentuk umum pernyataan yang digunakan adalah

nama_variabel = nilai;

contoh:
int var_bulat = 10;

double var_pecahan = 10.5;

2.2.4 Insialisasi Variabel
adakalanya dalam penulusan program, setelah di deklarasikan, variabel langsung diberi nailai awal, contoh.

int nilai;

nilai = 10;

dua pernyataan di atas   sebenarnya dapat disingkat melalui pendeklarasian yang disertai penugasan nilai sebagai berikut:

int nilai = 10; 


Cara seperti ini banyak dipakai dalam program C, disamping menghemat penulisan  juga lebih memberikan kejelasan khususnya pada variabel yang perlu diberi nilai awal (di inisialisasi)

2.3 KONSTANTA
Konstanta adalah wadah yang menyimpan data/ nilai yang sifatnya tetap tidak berubah ubah, berbeda dengan variable suatu konstanta tidak dideklarasikan, namun seperti halnya variabel, konstanta juga memiliki tipe, penulisan konstanta  mempunyai aturan tersendiri seusai dengan tipe masing2.
1. Konstanta karakter ditulis  dengan awalan dan akhiran tanda petik tunggal, contoh 'A'
2. Konstanta integer ditulis dengan tanda mengandung pemisah ribuan dan tak mengandung bagian pecahan, contoh : -1 dan 32567
3. Konstanta real (float dan double) bisa mengandung pecahan (dengan tanda berupa titik)
dan nilainya bisa ditulis dalam bentuk eksponensial (menggunakan tanda e), contoh : 27.5f(untuk tipe float) atau 27.5(untuk tipe double) dan 2.1e+5(maksudnya 2,1 x 10⁵)
4. Konstanta string merupakan deretan karakter yang diawali dan diakhiri dengan tanda petik anda("), contohnya : "pemrograman dasar c"

2.4 OPERATOR
Operator merupakan simbol atau karakter yang biasa dilibatkan dalam program untuk melakukan sesuatu operasi atau manipulasi, seperti menjumlahkan dua buah nilai, memberikan nilai ke suatu variabel. membandingkan kesaamaan dua buah nilai.
Sebagian operator C tergolong sebagai operator binary, yaitu operator yang dikenakan terhadap 2 buah nilai (operand). contoh
a + b
Simbol + merupakan operator untuk melakukan operasi penjumlahan dari kedua operand nya yaitu a dan b. Karena operator penjumlahan melibatkan dua operator ini tergolong sebagai operator binary

-C
Simbol - (minus) merupakan simbol operator yang termasuk golongan unary, dikarenakan hanya memiliki satu operand saja yaitu C
2.4.1 OPERATOR ARITMATIKA
- Operator untuk operasi aritmatika yang tergolong sebagai operator binary adalah:
  1.  Perkalian (*)
  2.  Pembagian (/)
  3.  Sisa pembagian (%)
  4.  Penjumlahan (+)
  5.  Pengurangan (-)
- Operator aritmatika yang tergolong sebagai operator unary:
  1.  Tanda minus (-)
  2.  Tanda plus (+)
Contoh penggunaan operator aritmatika untuk memperoleh suatu nilai diskriminan:
D = b² - 4ac

#include <stdio.h>
main ()
{
         float a,b,c,d;
         a = 3.0f;
         b = 4.0f;
         c = 7.0f;
         d = b*b-4*a*c;
        
         printf("Diskriminan = %f\n", d);
}

Selain operator diatas operator sisa hasil bagi atau yang sering disebut modulus juga perlu dimengerti, contoh:


- Sisa pembagian bilangan 7 dan 2 adalah 1 (7 % 2 = 1)



Kegunaan operator ini bisa dipakai untuk menentukan bilangan termasuk ganjul atau genap, berdasarkan logika jika bilangan tersebut habis dibagi samadengan genap jika tidak sama dengan ganjil.


2.4.2 OPERATOR PENAIKAN DAN OPERATOR PENURUNAN
Berikut simbol operator penaikan dan penurunan

++ operator penaikan
-- operator penurunan


Operator penaikan digunakan untuk menaikan nilai variabel sebesar satu, penempatan operator dapat ditempatkan dimuka atau dibelakang variabel, contoh:

x = x+1; 

y = y+1;

bisa ditulis menjadi:

++x

--y

atau

x++
y--


Penggunaan operator penaikan dan penurunan di depan atau dbelakang variabel tergantung kondisi yang diinginkan, contoh berikut memperlihatkan perbedaanya.



Contoh pertama:

#include <stdio.h>
main()

{
       int count = 0, loop;

       loop = ++count; // count = count+1; loop=count;
       printf("loop = %d, count = %d\n", loop, count);

       loop = count++; // loop = count; count = count+1)
       printf("loop = %d, count = %d\n", loop, count);

}

hasil compile code diatas adalah



  





Contohkedua:

#include <stdio.h>

main()
{
       int r = 10;
       int s;

       s = 10 +r++;
       printf("s = %d, r = %d\n", s, r);
}

hasil compile code diatas adalah:






pada contoh diatas s diisi dengan penjumlahan nilai 10 dan r, maka dengan demikian s akan bernilai 20. setelah s diisi dengan nilai 20, nilai r baru dinaikan ( karena itu operator ++ ditulis dibelakang r, yang artinya dinaikan belakangan setelah penjumlahan antara 10 dan r dilaksanakan), sehingga r kini bernilai 11.



2.4.3 PRIORITAS OPERATOR ARITMATIKA









0 komentar:

Posting Komentar